Rabu, 30 September 2009

Terjadinya Bunyi dan Alat Ucap

       Seperti yang sudah disebutkan, bahwa fonetik (artrikulatoris) mengkaji cara membentuk bunyi – bunyi bahasa. Sumber kekuatan utama untuk membentuk bunyi bahasa yaitu udara yang keluar dari paru – paru. Ketika udara keluar dari paru-paru melalui tenggorokan, ada yang mendapat hambatan ada juga yang tidak mendapat hambatan.
      Proses membentuk dan mengucapkan bunyi berlangsung dalam  suatu kontinuum. Menurut analisis bunyi fungsional, arus bunyi yang kontinuum tersebut bisa dikategorikan berdasarkan segmen tertentu. Ada pula bunyi yang tidak bisa dikategorisasikan menjadi segmen – segmen tertentu yang disebut bunyi suprasegmental. Oleh sebab itu, bunyi bahasa dapat di bagi menjadi (1) bunyi segmental dan (2) bunyi suprasegmental.
    Proses terbentuknya bunyi bahasa secara garis besarny terbagi atas 4 macam, yakni : (1) Proses keluarnya bunyi dari paru – paru, (2) proses fonasi, yaitu lewatnya bunyi dalam tenggorokkan, (3) proses artikulasi yaitu proses terbentuknya bunyi oleh artikulator dan, (4) proses oro – nasal, proses keluarnya bunyi melalui mulut atau hidung ( Ladefoged, 1973 : 2 – 3).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar